Friday, November 28, 2008

Masih Mengenai Tes CPNS "Asal Jadi Siap Berapa Saja"

Pengangguran dan kemiskinan menjadi alasan kenapa banyak orang berlomba mau jadi PNS, padahal kalau di pikir pikir dengan membayar sampe seratusan juta bukankah lebih baik menciftakan lapangan pekerjaan baru.

Seperti posting saya sebelumnya, musim pendaftaran CPNS telah tiba kembali. Banyak orang tiba-tiba menjadi super sibuk, lari kesana-kemari mencari informasi, mengurus syarat-syarat pendaftaran, cari kartu kuning dan seabreg persyaratan lainnya. Pokoknya daftar sebanyak-banyaknya, biar peluangnya semakin besar.

Beberapa hari berita mengenai CPNS saya lihat di Bengkulu TV dan saya baca di media cetak lokal Bengkulu, banyaknya peserta yang mengikuti seleksi pendaftaran CPNS Pemprov dan Pemda. hhmmm… rame banget ya?.

Saking favoritnya, banyak orang menempuh segala cara agar bisa diangkat sebagai PNS. Hal ini pula yang menjadi “peluang bisnis tahunan” bagi sebagian oknum untuk meraup untung, diantaranya menjadi calo PNS, ini berdasarkan pengalaman yang sudah sudah lo!!. Saya sendiri tidak tahu persis kabar ini entah benar atau tidak ? Saya pernah dengar cerita dari teman-teman yang mengikuti sayembara CPNS tahun lalu di Bengkulu..

Ya, begitulah. Entah benar atau tidak, yang katanya relatif bersih dari KKN tidak bisa lepas dari kasus seperti itu. Mungkin yang benar-benar murni dari tes hanya beberapa persen saja.

Kata teman saya Tanto yang bekerja di Ulayat Salah satu NGO di Bengkulu, “Memang susah kok memberantas praktek-praktek KKN seperti itu”. Dari desas-desus yang dia dengar (di beberapa daerah kabupaten di provinsi Bengkulu), kalau mau diterima jadi PNS, untuk tingkat S-1 harus siap-siap dana 100 juta. Begitu SK turun segera dilunasi sisanya.

Wah kalau begitu kok jadi terbalik-balik ya? Seharusnya kita kerja kan untuk cari duit. Lha ini malah sebaliknya. Duit cari kerja….Mendingan di jadikan modal.

Buat teman-teman yang lagi sibuk daftar CPNS, mari kita membuka usaha saja. Nggak jadi PNS tidak apa-apa. Masih banyak kok profesi lain yang menjanjikan penghasilan lebih besar.

No comments:

Post a Comment