Tuesday, December 02, 2008

Calo-pun Bergentayangan, Putra Daerah Harus Belajar

Ada kabar baik dari pemerintah kabupaten Mukomuko, ini menyangkut dengan tes CPNS musim ini, di media lokal ketua panitia sekaligus Sekkab kabupaten Mukomuko Ir. H. Moh. Satria Razalie, menyatakan tes CPNS di kabupaten Mukomuko akan bebas dari praktek KKN. Katanya.. dia tidak ingin para calon peserta menjadi korban penipuan oleh oknum calo yang menjanjikan bisa lulus tes CPNS. Memang slama ini yang bermain ternyata para calon yang mengaku dengan dengan pejabat pemangku kebijakan atau yang memutuskan alias pejabat tinggi di daerah. Siapa pun orangnya yang berani menjanjikan bisa menjamin kelulusan tes CPNS, dianggap pembohong alias penipu. (sanksinya apa nih???)

''Pelaksanaan tes CPNS dilakukan secara bersih dan transparan memang sudah menjadi komitmen serta instruksi Bupati Mukomuko Drs. Ichwan Yunus. Menurutnya instruksi itu sudah didengar langsung oleh semua panitia. Jika masih ada oknum panitia yang berani bermain, silakan menanggung risikonya. (ooww slama ini berarti panitia juga bermain donk..!! Pedoman panitia hanyalah juklak dan juknis yang ditetapkan oleh Men-PAN dan BKN.

Sementara pembatasan kesempatan peserta asal luar daerah untuk ikut tes CPNS di Mukomuko, ternyata tidak disetujui oleh Sekkab. Ia menilai, peserta asal luar daerah juga memiliki hak selaku warga negara Indonesia untuk mengikuti tes CPNS di daerah mana saja termasuk di kabupaten Mukomuko, (kalau ini bagus). Hanya saja sekkab berpesan supaya peserta putra daerah berupaya belajar dan berupaya untuk mendapat rangking dalam mengerjakan soal tes CPNS nantinya. Sekkab yakin, jika putra daerah memang mampu dalam mengisi soal tes nantinya, maka kelulusan tes CPNS Mukomuko akan didominasi oleh putra daerah.

'Jika putra daerah memang secara terang-terangan kemampuannya kalah dari peserta asal luar, ya apa boleh buat. Kan masyarakat menuntut panitia tes bekerja secara profesional. Kalau menganai budaya sogok dan sebagainya, yakinlah. Karena panitia tes CPNS memang sudah diharamkan menerap budaya sogok itu. Intinya, rekrutmen CPNS 2008, benar-benar untuk memenuhi kebutuhan pegawai di daerah ini.


No comments:

Post a Comment